Proxy
Produk lain
Solusi
Sumber daya
Belum pernah pakai proxy? Mulai dari sini.
Kira-kira 15 menit baca. Nggak ada istilah teknis yang dilepas begitu aja, semuanya diumpamakan ke hal sehari-hari. Di ujung halaman lo bisa milih sendiri, tanpa nanya siapa-siapa.
Nggak harus urut. Kalau lo cuma bingung soal harga, lompat langsung ke bagian "Cara ditagih".
Proxy itu kurir yang lo titipin belanjaan
Lo nggak datang sendiri ke toko. Lo nitip ke kurir: kurirnya yang masuk, yang bayar, yang bawa barangnya balik ke lo. Yang dilihat toko cuma kurirnya, bukan lo, bukan alamat rumah lo.
Situs lihat alamat internet rumah lo langsung. Kalau lo buka satu halaman seribu kali, situsnya tahu itu orang yang sama, dan biasanya langsung dikunci.
Situs lihat alamat kurirnya. Lo bisa minta kurir yang berbeda tiap kali, atau kurir yang sama terus kalau memang butuh. Itu doang bedanya, beneran.
Yang sebenarnya terjadi, empat langkah
Semuanya kelar dalam hitungan detik, dan lo nggak pernah lihat langkah 2 sampai 4. Tapi enak kalau tahu, biar nggak kaget waktu ada yang error.
Di setelan browser, aplikasi, atau skrip, lo isi alamat proxy dan nomor portnya. Cuma isi dua kolom, nggak pasang apa-apa.
Proxy mastiin nama pengguna dan sandinya benar dan kuota lo masih ada, baru permintaannya diteruskan ke situs tujuan.
Situsnya memproses permintaan seperti biasa dan ngirim jawabannya balik. Yang dia catat sebagai pengunjung: alamat proxy, bukan alamat lo.
Jawabannya sampai ke alat lo, dan jumlah data yang bolak-balik tadi dipotong dari kuota lo. Selesai, satu putaran penuh.
Kenapa orang repot-repot pakai proxy
Polanya selalu sama: satu alamat internet cuma boleh kelihatan sebagai satu orang. Begitu lo butuh kelihatan sebagai banyak orang, atau sebagai orang dari negara lain, lo butuh proxy.
Ngintip harga di marketplace
Mau tahu harga pesaing tiap jam? Buka satu halaman ribuan kali dari satu alamat itu bikin lo dikunci. Lewat proxy, tiap pengecekan kelihatan seperti pembeli yang beda.
Pegang banyak akun medsos
Sepuluh akun dari satu alamat internet gampang dianggap satu orang yang lagi curang. Tiap akun dikasih alamat sendiri, masalahnya hilang.
Ngecek iklan tampil bener nggak
Iklan yang lo bayar buat orang Amerika belum tentu kelihatan dari sana. Pakai alamat negara itu, lo bisa lihat sendiri, bukan percaya laporan.
Uji tampilan situs sendiri dari luar negeri
Toko online lo mungkin kelihatan beda, atau malah lemot, kalau dibuka dari negara lain. Ini cara paling murah buat mastiin, tanpa nitip ke teman di sana.
Main game dengan banyak karakter
Sebagian game ngitung berapa akun yang masuk dari satu alamat. Alamat terpisah bikin tiap karakter berdiri sendiri.
Ngumpulin data dalam jumlah besar
Ngambil ribuan halaman dari satu alamat pasti kena rem. Dibagi ke banyak alamat, pekerjaannya jalan terus tanpa bikin situs orang kewalahan.
Bedanya proxy sama VPN apa?
Singkatnya: VPN itu selang besar yang narik semua isi rumah, proxy itu kurir yang lo suruh buat satu keperluan. Dua-duanya sah, cuma beda pekerjaan.
| Proxy | VPN | |
|---|---|---|
| Yang lewat proxy atau VPN | Cuma aplikasi yang lo setel. Browser lewat proxy, aplikasi lain tetap koneksi biasa. | Semua yang keluar dari perangkat, tanpa kecuali, termasuk aplikasi yang lagi nganggur. |
| Bisa beda-beda per pekerjaan? | Bisa. Tab satu pakai alamat Amerika, tab lain alamat Jepang, di menit yang sama. | Nggak. Satu perangkat satu setelan. Mau ganti negara, semuanya ikut pindah. |
| Berapa alamat yang bisa dipakai | Banyak, dan bisa ganti tiap permintaan kalau lo mau. | Biasanya satu, ganti kalau lo pindah server sendiri. |
| Cara ditagih | Per GB data yang beneran lewat. Nggak dipakai, nggak kepotong. | Langganan bulanan, kepotong tiap bulan biarpun nggak dibuka. |
| Paling cocok buat | Kerjaan: ngumpulin data, banyak akun, ngecek dari negara lain. | Privasi pribadi: ngamanin semua trafik lo di wifi kafe. |
Jujur aja: VPN biasa lebih pas dan lebih murah buat itu. Proxy per GB baru untung kalau pekerjaannya berulang, banyak akun, atau butuh banyak alamat sekaligus.
Lima jenis yang kami jual, dan bedanya apa
Bedanya bukan di kecepatan, tapi di siapa yang punya alamatnya. Itu yang bikin harganya beda jauh, dan itu juga yang menentukan lo ditolak atau nggak.
Dari koneksi internet rumah orang beneran, jadi kelihatannya seperti tetangga yang lagi browsing.
Masih koneksi rumah orang beneran, tapi kolamnya disaring lebih ketat dan pemakainya lebih sedikit, jadi lebih jarang ketolak.
Sama-sama koneksi rumah, tapi sudah disaring dan pemakainya dibatasi, jadi jarang kena getah orang lain.
Dari komputer server di pusat data, bukan rumah. Kencang dan murah, tapi lebih gampang ketahuan.
Dari jaringan operator seluler, persis seperti HP yang lagi pakai kuota di kantong lo.
| Kolam | Alamatnya dari mana | Nempel & ganti-ganti | Harga 1 GB | Termurah per GB |
|---|---|---|---|---|
| Residential | Dari koneksi internet rumah orang beneran, jadi kelihatannya seperti tetangga yang lagi browsing. | Ganti-ganti & nempel | Rp 14.100 | Rp 12.240 |
| Residential Plus | Masih koneksi rumah orang beneran, tapi kolamnya disaring lebih ketat dan pemakainya lebih sedikit, jadi lebih jarang ketolak. | Ganti-ganti & nempel | Rp 18.100 | Rp 17.100 |
| Residential Elite | Sama-sama koneksi rumah, tapi sudah disaring dan pemakainya dibatasi, jadi jarang kena getah orang lain. | Ganti-ganti & nempel | Rp 42.300 | Rp 36.720 |
| Datacenter | Dari komputer server di pusat data, bukan rumah. Kencang dan murah, tapi lebih gampang ketahuan. | Ganti-ganti & nempel | Rp 7.100 | Rp 6.120 |
| Mobile 4G | Dari jaringan operator seluler, persis seperti HP yang lagi pakai kuota di kantong lo. | Ganti-ganti & nempel | Rp 28.200 | Rp 24.480 |
Harga termurah per GB kepakai kalau lo ambil paket paling besar. Makin sedikit yang dibeli, makin mahal per GB-nya. Sesi nempel (sticky): IP yang sama ditahan selama beberapa menit, lalu berganti otomatis. Khusus Residential Plus: 5, 10, 30, atau 60 menit, dipilih di konsol. Angka menit itu batas paling lama, bukan jaminan: sesi bisa putus lebih cepat.
Di paket paling besar, Residential Elite itu 6 kali lipat harga Datacenter, Mobile 4G 4 kali lipat, dan Residential 2 kali lipat. Kalau target lo nggak rewel, uang segitu kebuang percuma. Mulai dari yang murah, naik cuma kalau beneran ditolak.
Waktu kami ukur sendiri, ada alamat yang bisa dipakai di 225 negara, tapi sebarannya nggak rata: Amerika Serikat paling tebal, sedangkan Indonesia cuma di urutan ke-15 dan Singapura di urutan ke-38. Jumlahnya naik-turun tiap hari, jadi angkanya sengaja nggak kami tulis. Kalau pekerjaan lo wajib pakai alamat Indonesia dalam jumlah banyak, lo perlu tahu ini sebelum bayar, bukan sesudah.
Lihat cakupan tiap kolamJadi aku pilih yang mana?
Jawab tiga pertanyaan ini jujur, dan jawabannya keluar sendiri. Nggak ada jawaban yang salah, cuma ada yang kemahalan buat kebutuhan lo.
Ambil Datacenter 1 GB seharga Rp 7.100, coba sehari. Kalau lancar, ya sudah, itu jawabannya. Kalau ditolak terus, naik ke Residential. Cara ini lebih murah daripada nebak.
IP ganti-ganti vs IP nempel
Ini bukan dua produk yang beda. Kolamnya sama, harganya sama, yang beda cuma nomor port yang lo tulis. Satu angka, dan tingkah lakunya berubah total.
Tiap permintaan keluar dari alamat yang beda. Cocok buat ngumpulin data banyak, karena nggak ada satu alamat pun yang kelihatan sibuk.
Tiap port 10000–29999 megang satu alamat sampai batas waktunya habis. Wajib kalau pekerjaannya login, isi keranjang, atau apa pun yang punya sesi.
Lo login ke sebuah akun lewat port ganti-ganti. Halaman pertama masuk pakai alamat A, halaman kedua alamat B. Dari sisi situs, akun itu pindah negara dalam dua detik. Hasilnya: disuruh login ulang, dimintain verifikasi, atau akunnya ditandai mencurigakan.
Itu batas atas, bukan janji. Sesi yang didiemin lama bisa putus lebih cepat, sama seperti di penyedia lain.
HTTP, HTTPS, SOCKS5, pilih yang mana?
Ini cuma bahasa yang dipakai alat lo buat ngomong ke proxy. Ketiganya jalan di semua kolam kami.
Bawaan buat halaman web. Kalau bingung, pilih ini.
Sama seperti HTTP, buat halaman yang ada gemboknya. Alat lo biasanya milih sendiri.
Lebih lentur, bisa buat yang bukan halaman web. Pakai kalau aplikasinya minta ini.
Tercatat di spesifikasi Residential, Residential Elite, Datacenter dan Mobile 4G: HTTP, HTTPS, SOCKS5, UDP. UDP dipakai buat yang bukan halaman web — game misalnya. Di Residential Plus UDP belum kami uji.
Cara ditagih, dan kenapa dibikin begini
Di pasar ada dua kebiasaan: bayar per GB data yang lewat, atau sewa alamat per bulan. Kami pakai yang pertama, dan ini alasannya.
Lo beli sejumlah GB, lalu kepotong sebanyak data yang beneran bolak-balik. Nggak dipakai hari ini, ya nggak kepotong hari ini. Buat pemula ini paling adil, karena bulan pertama lo pasti banyak nganggurnya.
Lo sewa sekian alamat, datanya bebas. Kelihatannya enak, tapi kepotong tiap bulan biarpun alatnya nggak lo nyalain, dan lo kekunci di alamat yang itu-itu saja. Kami nggak jual model ini.
Tertulis di spesifikasi 5 kolam: Kuota nggak hangus. Beli sekarang, dipakai enam bulan lagi, jumlahnya masih utuh.
Mau alamat dari negara tertentu, nggak ada biaya tambahan. Di banyak tempat lain ini justru dijadikan biaya siluman.
Kalau lo ngunci sampai level provinsi, kota, atau nomor jaringan tertentu, kuota lo kepotong 2 kali lipat dari data yang beneran lewat. Beli 100 GB, habis di 50 GB. Yang bebas dari itu cuma Residential Elite. Di Residential Plus aturan ini belum kami ukur, jadi tanya dulu sebelum pakai filter itu di sana.
Jangan cuma adu angka per GB di brosur. Yang menentukan itu ongkos per permintaan yang BERHASIL. Kolam murah yang ditolak tujuh dari sepuluh kali bisa lebih mahal daripada kolam mahal yang hampir selalu lolos, karena permintaan yang ditolak tetap motong kuota.
Lihat tangga harga lengkapnya1 GB itu sebanyak apa, sih?
Angka GB nggak ada artinya sampai diterjemahin jadi "berapa halaman". Ini perkiraan kasar, tapi cukup buat bikin lo berhenti was-was.
| Yang lo buka | Ukuran satuannya | Muat berapa dalam 1 GB |
|---|---|---|
| Halaman teks ringan (hasil API, halaman polos) | 16 sampai 50 KB | 21.000 sampai 66.000 |
| Halaman web biasa tanpa gambar besar | 50 sampai 200 KB | 5.000 sampai 21.000 |
| Halaman berat, penuh gambar dan skrip | 1 sampai 4 MB | 260 sampai 1.000 |
| Dibuka pakai browser penuh (robot yang beneran ngerender) | 2 sampai 8 MB | 130 sampai 510 |
1 GB di kolam Datacenter harganya Rp 7.100, di kolam Residential Rp 14.100. Buat halaman web biasa, segitu udah cukup buat ribuan halaman. Nggak ada kuota gratis di sini, tapi 1 GB pertama itu memang murah banget buat percobaan.
Di seluruh sistem kami 1 GB = 1024 MB, bukan 1000. Angka di tabel ini dihitung dari situ, terus dibulatkan biar enak dibaca. Anggap perkiraan, bukan janji.
Lima cara hemat kuota yang beneran ngaruh
Ketakutan paling umum orang baru: "nanti kuotaku habis dalam sehari". Wajar, dan ini cara mencegahnya.
Matikan gambar kalau nggak butuh
Gambar itu bagian paling gemuk dari sebuah halaman. Kalau yang lo cari cuma harga atau teks, matikan gambar, kuotanya bisa turun berkali-kali lipat.
Jangan pakai browser penuh kalau nggak perlu
Robot yang beneran ngerender halaman narik semua gambar, font, dan skrip. Kalau datanya bisa diambil langsung, ambil langsung.
Uji kecil dulu sebelum jalan besar
Jalanin 20 permintaan dulu, lihat berapa kuota yang kepakai, baru kali seribu. Ini yang bikin orang nggak kaget di akhir bulan.
Pilih kolam yang jarang ditolak
Permintaan yang ditolak tetap motong kuota. Kolam murah yang sering ditolak bisa jadi lebih mahal total-totalnya.
Kasih jatah GB per akun proxy
Tiap akun proxy bisa dibatasi sendiri. Kalau skrip baru lo ngaco, yang habis cuma jatah akun itu, bukan semuanya.
Langkah pertama lo, versi paling pendek
Nggak ada yang perlu dipasang. Cuma dua kolom yang harus diisi di alat yang sudah lo punya.
Yang perlu disiapin
Sudah, itu doang. Kalau alat lo minta jenis proxy, pilih HTTP. Kalau minta SOCKS5, itu juga jalan.
Sama seperti mobil: bisa buat nganter anak sekolah, bisa buat kabur dari kejaran. Alatnya nggak salah, pemakainya yang tanggung jawab. Kami nggak ngintip isi lalu lintas lo, tapi ada garis yang jelas.
Nyerang atau ngebanjirin situs orang, nyebar program jahat, penipuan, ngambil data pribadi orang, dan apa pun yang melanggar hukum Indonesia. Ketahuan berarti akun dimatikan, tanpa pengembalian dana.
Ngumpulin data yang memang terbuka untuk umum, ngecek iklan dan tampilan situs lo sendiri, ngelola akun yang memang milik lo, dan uji coba sistem lo sendiri.
Kamus istilah, satu kalimat per kata
Kata-kata ini kepaksa muncul di halaman ini. Klik yang mana pun buat lihat artinya.
IP
Alamat internet perangkat lo, mirip alamat rumah buat surat. Situs mencatat alamat ini setiap lo datang.
Kolam (pool)
Kumpulan alamat yang bisa dipinjam. Lo nggak milih satu-satu, lo ambil dari kolamnya.
Sesi
Satu rangkaian kunjungan yang situsnya anggap "orang yang sama". Login itu contoh sesi.
Ganti-ganti (rotating)
Alamatnya berubah tiap permintaan. Di kami itu port 823.
Nempel (sticky)
Alamatnya bertahan sampai batas waktu tertentu, lewat port 10000–29999. Sesi nempel (sticky): IP yang sama ditahan selama beberapa menit, lalu berganti otomatis.
Thread
Berapa banyak permintaan yang jalan barengan. Di kami sampai 5.000 sambungan barengan per akun proxy.
Gerbang (gateway)
Satu alamat pintu masuk buat Residential, Residential Elite, Datacenter dan Mobile 4G: proxy.growtechcentral.com. Yang membedakan kolam dan jenis sesi cuma port dan login lo. Residential Plus punya alamat dan port sendiri, yang muncul di konsol sesudah beli.
Kuota
Jatah data yang lo beli, dihitung dalam GB. Berkurang sebanyak data yang bolak-balik lewat proxy.
Whitelist (izin lewat daftar IP)
Cara masuk tanpa ngetik sandi: lo daftarkan alamat server lo, dan cuma dari situ proxy mau melayani.
Salah paham yang paling sering kami temui
Delapan hal yang hampir selalu ditanya orang baru, dijawab apa adanya, termasuk yang jawabannya kurang enak didengar.
Katanya proxy itu buat hal ilegal, bener nggak?
Nggak. Proxy itu perkakas kerja biasa, sama seperti mobil atau pisau dapur. Yang dipakai perusahaan buat ngecek harga pesaing, mantau iklannya sendiri, dan nguji situsnya dari luar negeri, ya ini. Yang bikin salah itu perbuatannya, bukan alatnya.
Kalau gratis aja gimana? Banyak kok daftar proxy gratis.
Karena lo nggak tahu siapa yang punya. Proxy gratis sering nggak pakai pengamanan, bisa ngintip apa yang lo kirim, termasuk sandi, dan pernah ada yang nyisipin program jahat ke halaman yang lo buka. Kalau lo nggak bayar, biasanya lo barangnya.
Proxy bikin internet saya jadi anonim total, kan?
Nggak. Proxy cuma nyembunyiin alamat internet lo dari situs tujuan. Kalau lo tetap login pakai akun yang sama, atau browser lo punya sidik jari yang khas, situsnya tetap bisa ngenalin lo. Proxy itu satu lapis, bukan jubah gaib.
Kuota saya hangus kalau nggak dipakai sebulan?
Nggak hangus. Kuota eceran yang lo beli nggak punya tanggal kedaluwarsa: beli sekarang, dipakai setengah tahun lagi, jumlahnya masih sama. Yang punya masa berlaku cuma kolam GB khusus reseller, dan itu ditulis jelas di halamannya sendiri.
Kuota kepotong padahal permintaannya gagal, itu curang dong?
Kelihatannya begitu, tapi datanya beneran jalan: permintaan lo dikirim, jawabannya balik, cuma isinya penolakan. Yang dihitung itu data yang bergerak. Makanya lebih penting ngitung ongkos per permintaan yang berhasil daripada adu harga per GB. Kalau kegagalannya terbukti dari sisi kami, hubungi CS — Kebijakan Refund kami menjanjikan penggantian buat cacat yang terbukti dari sisi kami.
Satu akun proxy cuma boleh dipakai satu komputer?
Boleh dipakai di banyak komputer dan banyak pekerjaan barengan, sampai 5.000 sambungan jalan bareng per akun. Yang dihitung cuma jumlah data yang lewat, bukan berapa alat yang nyolok.
Kalau alamat proxy-nya kena blokir gimana?
Lo nggak beli satu alamat, lo beli akses ke kolam. Satu alamat kena blokir, permintaan berikutnya keluar dari alamat lain. Kalau seluruh kolam yang kena, itu tandanya lo perlu naik ke kolam yang lebih bersih, bukan nunggu diperbaiki.
Yang paling mahal pasti yang paling bagus, kan?
Paling mahal artinya paling susah ditolak, bukan paling kencang. Buat target yang santai, kolam pusat data justru lebih cepat DAN lebih murah. Bayar mahal buat target yang santai itu buang duit, bukan investasi.
Empat halaman berikutnya yang masuk akal dibaca
Cara paling cepat ngerti: coba sendiri
Belanja pertama bisa cuma 1 GB seharga Rp 7.100, jadi lo bisa buktiin sendiri target lo nerima atau nolak tanpa modal besar. Kuotanya nggak hangus, jadi nggak ada ruginya beli secukupnya dulu.